10 Prinsip Emas Kepemimpinan: Panduan Abadi untuk Memimpin di Era Modern
Dalam dunia yang cepat berubah, penuh distraksi, dan penuh tuntutan, kepemimpinan sejati menjadi semakin langka. Buku 10 Prinsip Emas Kepemimpinan hadir membawa pesan kuat: kepemimpinan sejati lahir dari karakter, bukan gelar; dari filosofi hidup, bukan strategi instan.
Buku ini menghadirkan sepuluh prinsip kepemimpinan abadi yang bersumber dari kebijaksanaan para filsuf dan pemimpin besar sepanjang sejarah—dari Socrates, Aristoteles, hingga Marcus Aurelius. Dipadukan dari kebijaksanaan klasik dan pengalaman dunia modern, buku ini bukan sekadar teori melainkan panduan praktis untuk membentuk karakter, mengasah pengaruh, dan menghadirkan kepemimpinan yang bernilai.
Apakah Anda seorang CEO, guru, aktivis, pemimpin muda, atau seseorang yang sedang mencari arah, buku ini akan membantu Anda:
Memahami inti kepemimpinan sejati—di luar teori dan retorika
Membangun integritas dan ketegasan moral sebagai pondasi pengaruh
Menjadi pribadi yang memimpin dengan visi, bukan ego
Karena dunia tidak butuh lebih banyak pemimpin populer. Dunia butuh lebih banyak pemimpin yang benar.
“Jadilah Pemimpin yang Dibutuhkan Dunia—Bukan Sekadar yang Diinginkan.”
| Author | : | M.A. Soupios,Panos Mourdoukoutas |
| Price | : | Rp 80,000 |
| Category | : | BUSINESS & ECONOMICS |
| Page | : | 140 halaman |
| Format | : | Soft Cover |
| Size | : | 14 X 21 |
| ISBN | : | 9786230424007 |
| Publication | : |
Tidak diragukan lagi bahwa banyak masalah yang menimpa masyarakat modern saat ini berakar dari kritis kepemimpinan yang serius. Dalam politik, bisnis, pendidikan, dan berbagai bidang lainnya, kita terus-menerus dihadapkan pada kegagalan para pemimpin yang menjalankan peran mereka dengan baik. Dalam beberapa kasus, kegagalan tersebut muncul karena kurangnya keahlian teknis atau pengalaman nyata. Tidak jarang pula, politik birokrasi justru mengangkat orang-orang yang kurang memenuhi syarat, ketika kecerdikan mengalahkan kompetensi—sebuah fenomena yang tidak asing lagi.
Selain itu, ada pula para eksekutif yang tampaknya memiliki kualifikasi dan pengalaman luar biasa, tetapi tetap gagal menunjukkan kepemimpinan sejati. Masalahnya mungkin bukan pada keterampilan teknis, melainkan pada kurangnya wawasan yang mendalam dan luas—kemampuan untuk melihat gambaran besar, menjalin hubungan yang kuat dengan tim, menciptakan lingkungan kerja yang bermakna dan produktif, serta menavigasi tantangan pasar yang kompetitif dan disrupsi teknologi. Inilah ruang kosong yang tidak bisa diisi hanya karena kecerdasan teknis. Pemimpin sejati membutuhkan falsafah hidup—pandangan yang membentuk cara mereka berpikir, bertindak, dan memimpin.
RECOMMENDED FOR YOU Explore More