Seri Pandai Mengelola Emosi : Saat Aku Marah

Seri Pandai Mengelola Emosi : Saat Aku Marah

4-6 tahun
Synopsis

Kecerdasan emosional perlu diajarkan sejak dini. Karena itu, penting untuk mengenalkan apa itu emosi agar anak dapat lebih mengenal perasaannya dan tahu cara untuk bertindak. Seri buku ini akan mengenalkan beragam emosi dengan aktivitas yang menarik bagi anak. Emosi sehari-hari ini akan dijelaskan dengan sederhana. Anak pun dapat memahami emosi melalui cara yang mudah.

Mengenali emosi diri menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kesehatan mental yang positif. Anak-anak perlu mengenali emosi agar mereka dapat mengelola dan mengekspresikan dengan tepat, mampu menyelesaikan masalah dengan baik, memiliki kepercayaan diri, memiliki empati, dan manfaat baik lainnya.

Mengenalkan emosi diri kepada anak memang terkadang tidaklah mudah. Emosi adalah sesuatu yang abstrak dan sangat pribadi. Diperlukan media yang tepat untuk dapat menggali emosi sehingga anak dapat mengenali emosi dirinya. Salah satu media efektif yang bisa digunakan adalah melalui buku seri ini.

Sinopsis Buku : "Saat marah, aku mencoba menarik napas dalam-dalam, meminta maaf, atau berusaha menyelesaikan masalah. Dengan begitu, aku akan merasa lebih baik." Buku Seri Pandai Mengelola Emosi: Saat Aku Marah membantu anak memahami sekaligus mengendalikan kemarahan mereka. Terdapat juga panduan praktis bagi orangtua untuk mengenali kemarahan pada anak beserta langkah-langkah penanganannya. 


Author : Deborah Serani, Psy.D.
Price : Rp 88,000
Category : PICTURE BOOKS
Page : 40 halaman
Format : Soft Cover
Size : 20 X 20
ISBN : 9786230410574
Publication : 16 December 2022

Terkadang ketika aku marah, itu terjadi karena semua hal tidak berjalan dengan baik.

Aku menumpahkan susu.

Aku tidak bisa menemukan mainan favoritku.

Temanku tidak datang ke rumah untuk bermain bersama.

Mama berkata, semua orang bisa marah. Terkadang, kita marah karena kita tidak bisa mengendalikan berbagai hal yang terjadi di sekitar kita.

Mama berkata, aku bisa memusatkan perhatian pada hal-hal yang dapat kukendalikan . Ketika temanku tidak main ke rumah, Mama menyebut dua hal yang dapat kulakukan dan meminta aku memilih salah satu. "Kamu ingin menyusun gambar atau bermain games?"

Aku berkata, "Yuk, menyusun gambar."

Lalu, aku merasa lebih baik.

RECOMMENDED FOR YOU Explore More